![]() |
| Sangat menghayati : Cita saat menyanyi di acara pembukaan Zhenghe Internasional Peace Forum ke-5 yang diadakan di JX International |
Disiplin, profesional dan barokah. Itulah tiga kata yang tepat untuk
menggambarkan wanita hebat satu ini. Hidup di lingkungan yang dekat dengan bidang
tarik suara membuat wanita yang bernama lengkap Nur Cita Qomariyah ini memiliki
hobi menyanyi sejak kecil. Menurutnya sebuah hobi yang dikelola dengan baik dan
berada di lingkungan yang baik akan berkembang dengan maksimal dan bisa
dijadikan sebagai profesi. Dari situlah ia mengubah hobi menjadi sebuah karir
yang ditekuni sampai saat ini.
Mengawali karirnya dari nol dengan hanya bermodalkan kepercayaan.
Cita bersama dengan suaminya Helmy M. Noor yang berprofesi sebagai jurnalis
mulai merintis Cita Entertainment. Cita
yang sejak kecil memiliki hobi menyanyi, kemudian oleh suaminya difasilitasi
dengan kemunculan Cita Electone yang awalnya hanya menyediakan jasa MC
dan Electone shalawat religi saja.
Dengan mendapat dukungan penuh dari suaminya untuk mengembangkan
potensi diri dan berkarir, ia terus menggali pengalaman dengan terus menjadi MC
dan menyanyi di berbagai kesempatan dan acara. Pada awalnya, klien dari Cita
Entertainment hanya berasal dari narasumber dan relasi terdekat saja.
Kemudian dari situlah banyak klien yang merasa puas dengan
pelayanannya dan seiring berjalannya waktu, semakin banyak permintaan yang
berdatangan hingga Cita Entertainment mampu meng-handle event-event besar baik
Nasional maupun Internasional dengan propertinya sendiri. Bagi Cita, berkarir
di dunia yang disenangi adalah melakukan kesenangan yang dibayar.
“Saya mencintai apa yang saya lakukan dan saya melakukan apa yang
saya cintai,” Kata Cita melalui voice note WhatsApp pada Selasa (29/6).
Sejak awal merintis Cita Entertainment, ia dan suami telah berkomitmen
untuk tidak menerima bantuan dari siapapun. Bahkan dahulu, Cita dan suami kerap
kali menggunakan Angguna (angkutan serba guna) untuk berangkat bekerja. Transportasi
legendaris Surabaya inilah yang slalu setia menemani perjalanannya setiap hari.
Hal inilah yang membuat angguna memiliki kesan tersendiri di hati Cita.
“Dulu ada angkutan namanya angguna. Sebelum kami memiliki 13 unit
mobil, kami memanfaatkan angguna sebagai alat transportasi dan sayangnya
sekarang angguna sudah punah. Itu sangat berkesan sekali dalam perjalanan hidup
kami,” Ungkap wanita yang akrab disapa dengan sebutan Bunda Cita ini.
Tak berhenti sampai disitu, Cita Entertainment akan terus melakukan
inovasi peralatan dan diimbangi dengan SDM profesional. Maka dari itu, untuk
kedepannya Cita Entertainment akan senantiasa menjadi perusahaan yang terus
berkembang.
“Insya Allah, Cita Entertainment
akan terus melebarkan sayapnya. Salah satunya kami akan membangun sebuah
pesantren tahfidz yang saat ini sudah berdiri dan sedang dalam tahap renovasi,”
ujar Cita saat diwawancarai lewat WhatsApp.
Bagi Cita sukses itu adalah pertemuan antara kemampuan, kemauan dan
kesempatan. Ia memiliki keyakinan dalam dirinya bahwa semua yang bisa
dibayangkan akan bisa diwujudkan, semua yang bisa diimpikan akan bisa menjadi
kenyataan, semua yang bisa dikejar akan berada di genggaman tangan. Hal ini berarti
sebuah kesuksesan itu adalah bagaimana cara kita mempersiapkannya.
Masih banyak cerita perjuangan dibalik kesuksesannya saat ini, Cita
yang dulunya hanya bisa naik angguna, sekarang telah memiliki 13 unit mobil
sendiri. Namun, tak bisa dipungkiri juga di luar sana masih ada banyak orang
berfikir dan hanya melihat seseorang saat berada di puncak kesuksesannya saja,
banyak orang yang lupa bahwa orang-orang sukses itu membangunnya dengan langkah
demi langkah, dengan pengalaman yang terus dikembangkan dan disiplin yang
tinggi hingga mendapatkan yang terbaik.
“Orang sukses adalah orang
yang pernah salah, pernah gagal tapi terus bangkit dan mencoba lagi sampai
mendapatkan goal-goal sesuai dengan yang diimpikan. Saya memiliki keyakinan
bahwa ketika kita bersungguh-sungguh maka kita akan menemukan jalan keluar,”
pungkasnya.
Penulis : Ike May Ardianti (B91218112) / JR3 / Praktikum 1

Tidak ada komentar:
Posting Komentar